Thursday, October 27, 2016

Curhat Colongan

Kadang berada di sini membuatku berpikir untuk terus selalu bersyukur. Aku banyak memperoleh ilmu, selain itu aku juga bisa berbagi ilmu dengan banyak orang.

Baru-baru ini aku mendapat undangan meliput acara mengenai mesin aphresis untuk pasien anak leukimia. Pergilah aku ke RS Cipto Mangunkusumo. (Betapa jauhnya..)

Setelah acara tersebut dibuka ada penampilan anak-anak dari Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI). Mereka memperkenalkan diri, penyakit, serta lamanya pengobatan. Betapa sedih.. Mereka terlihat sangat bahagia.

*Jengg* Air mataku hampir menetes ketika mereka menyanyikan lagu 'Ambilkan Bulan Bu'. Nggak bisa berkata-kata lagi, aku hanya salah tingkah untuk menutupi mataku yang tergenang air:(



Itu salah satu pengalamanku selama di detikHealth. Tapi lebih dari itu banyak sekali pengalaman-pengalaman yang mengajarkanku untuk terus bersyukur atas nikmat hidup dan sehat yang diberikan Allah.

http://health.detik.com/read/2016/08/05/090327/3268953/1202/cerita-faiz-tetap-semangat-dan-ceria-meski-idap-leukemia

http://health.detik.com/read/2016/08/06/120406/3269743/1202/tubuh-kuning-dan-perut-membesar-anak-ini-ternyata-kena-neuroblastoma

Aaaah betapa senangnya aku bisa berada di sini, berjumpa dengan banyak orang, banyak cerita. Terima kasih ya Allah atas kesempatan ini :')


Wednesday, October 26, 2016

Yuk Kenali Demam Berdarah pada Anak



 
sumber: google



Anak-anak sering menjadi sasaran gigitan nyamuk. Sebagai orang tua, mengenal demam berdarah (DB) sangat penting untuk mencegah gigitan nyamuk pada anak dan seluruh anggota keluarga. Namun, sebagian besar orang tua tidak mengetahui DB seperti apa.

"Sebanyak 65 persen orang tua tidak tahu bagaimana penanganan DB yang tepat ketika anak sakit. Misalnya seperti pemberian obat," tutur dr Ferawati Lie kepada wartawan beberapa waktu lalu.

"Obat demam yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) adalah paracetamol. Tapi masih banyak orang yang pakai ibuprofen dan aspirin padahal obat tersebut bisa berisiko lho," sambung dr Lie.

dr Lie mengatakan risiko yang dapat terjadi seperti gangguan lambung dan perdarahan. Ia pun mengingatkan kepada masyarakat untuk mengonsumsi obat sesuai rekomendasi WHO.

Pemberian Obat untuk Anak

Menurut dr Lie pemberian obat pada anak memiliki teknik hitungan tertentu, yaitu berat badan per kilogram dikali lima belas miligram obat. Ia mencontohkan anak memiliki berat badan 10 kg maka dikali 15 mg dan hasil obat yang harus diberikan adalah 150 miligram.
"Namun saran Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pemberian obat berdasarkan usia," ucap dr Lie sekaligus Medical Advisor GSK Consumer Healthcare Indonesia.
Lingkungan menjadi faktor penting dalam mencegah penyakit seperti DB. Karena Indonesia juga merupakan negara endemik demam berdarah (DB) kategori A hal ini menyebabkan Indonesia menjadi negara nomor satu dengan kematian anak akibat DB di Asia Tenggara.
 
Fase Demam Berdarah 

Lantas, bagaiamana fase DB pada anak? dr Lie menjelaskan fase demam pada beberapa orang berbeda-beda, namun biasanya 5-7 hari. Sedangkan fase kritis berada di 1-2 hari ketika demam turun.

"Diperhatikan kondisi badan anak ketika demamnya sudah turun, apakah membaik atau tidak. Jika sudah membaik maka artinya masuk fase penyembuhan," terang dr Lie.

First Time!

Frustasi banget malem-malem gini nulis eh terus nggak ke save padahal udah panjang:))))))))))) *tarik napas-hembuskan*

Okaay jadi kenapa aku kasi judul 'first time' atau dalam Bahasa Indonesia kali pertama. Bukan kali ke dua. Itu mah Raisa. Ok next.
Singkat cerita ya karena ini bakal panjang banget kalo ditulis. Jadi aku udah hampir 5 bulan magang di detikcom wuuuu excited banget ya you know situs daring nomor satu di Indonesia:( *sombonk dikit yes*
Nah, dari beribu-ribu liputan yang aku jalani baru kali ini aku liputan di tempat fashion. Ya fyi aku di detik bagian kesehatan jadi kalau liputan cuma yang berhubungan dengan penyakit, obat, dokter dan rumah sakit. Hihihi
So far sangaaaat menyenangkan bisa magang di detik karena banyaaaaak ilmu yang didapet. 
Nah singkat cerita lagi, baru-baru ini aku liputan di Jakarta Fashion Week tepatnya tanggal 23 Oktober 2016. Jadi kenapa aku liputan di situ? Bukaan karena aku pindah kanal tapi karena Yayasan Kanker Indonesia (YAI) menggelar charity fashion show 'I am still a woman' ini kolaborasi dengan Iwan Ramadhan selaku desainer batik. jadi aku ngeliput acara itu. Intinya tetap kesehatan y.
Aku ikut bangga dan senang bisa berada di situ karena ikut ngerasain perjuangan survivoor dan orang yang peduli dengan peningkatkan kanker payudara karena terus meningkat setiap tahunnya:(
Tapi sedih juga karena harus penuh perjuangan pergi ke Senayan City. Bukan karena jauh tapi karena aku nggak bawa benda kramat alias payung dan hari itu hujan deras:((( jadi ke sana dengan sepatu dan pakaian basah. So sad. So bad.

Nah ini aku lampirin link tulisan yang udah dimuat. Monggo dibaca


Dan


Aku juga mau bagi-bagi hadiah, eh foto maksudnya hehehe

Keyen banget kan! Bukan cuma model profesional lho yang tampil tapi survivor dan peduli kanker juga!

meskipun menjadi seorang survivor kanker ia juga tetap bersemangat mengikuti peragaan busana


Kamsahamida sudah membaca tulisankuuu semoga bermanfaat ya~ tunggu post selanjutnya! *padahal nggak ada yg nunggu* wkwk